Jumat, 25 Maret 2011

Peta Ekonomi Indonesia

 [JAKARTA] Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), kementerian terkait, pihak swasta dan pemerintarah secara bersama-sama telah melakukan dimulainya (kick off) penyusunan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011 - 2025. 

Demikian dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Armida Alisyahbanda, dalam acara konferensi pers di Jakarta, Senin (7/2). Turut hadir dalam acara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Perindustrian MS Hidayat, dan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Didi Suwondo. Konferensi pers ini dilaksanakan seusai acara pembukaan "Kick Off Meeting Master Plan antara para Menteri Bidang Perkonomian bersama pemerintah Daerah dan pihak swasta" di Jakarta, Senin (7/2).

Armida mengatakan, penyusunan master plan ini merupakan tindak lanjut dari apa yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada (SBY) retreat Bogor,  30 Desmber 2010 dan rapat kerja Presiden di Jakarta, pada 10 Januari 2010. "Pengembangan master plan ini diharapkan dapat diselesaikan pada akhir Maret 2011, dan hasilnya akan diluncurkan oleh Presiden bersamaan dengan peresmian proyek-proyek tertentu pada awal April 2011," kata Armida.

Menurutnya, penyusunan master plan ini tidak dimaksudkan untuk mengganti dokumen perencanaan pembangunan yang ada, namun akan menjadi dokumen komplementer untuk menjawab tantangan dan dinamika pembangunan Indonesia saat ini. Yakni kompetisi regional dan global yang semakin menguat, mengoptimasi pengembangan potensi daerah, sinergi antara pengembangan ekonomi kewilayahan dengan pengembangan ekonomi sektoral dan daya dukung infrastruktur.

MS Hidayat mengatakan, prioritas utama ke depan ini adalah pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur akan banyak mendatangkan investor.

Selain pembangunan infrastruktur, kata dia, juga meningkatkan pembangunan industri hilir, sehingga Indonesia pelan-pelan tidak hanya ekspor bahan mentah tetapi barang jadi. "Yang paling kita lakukan adalah industri hilir kelapa sawit," kata dia.

Fadel Muhammad menambahkan, prioritas lain pembangunan ekonomi ke depan adalah pembangunan daerah tertinggal terutama di kawasan Timur Indonesia. Ia mengatakan, kawasan Timur Indonesia mempunyai banyak potensi, terutama dalam bidang perikanan,

Sumber : 
www.suarapembaruan.com/ekonomidanbisnis/pemerintah-mulai-susun-rencana-utama-pembangunan-ekonomi-2011-2025/3416+peta+perekonomian+indonesia+awal+2011+bappenas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar